..... Forum Diskusi dan Berbagi Informasi Mahasiswa FKIP Pendidikan Ekonomi Universitas Terbuka.....

JARINGAN SEKOLAH ISLAM TERPADU INDONESIA

Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia|Korda Banten Barat, siap memajukan pendidikan yang berkarakter (berakhlaq mulia)

SIT BINA INSANI SERANG-BANTEN

Yayasan Bina Insani didirikan pada tanggal 12 Juni 1996 dengan akte notaries DR. Wiratni Ahmadi, SH, terletak di wilayah agropolitan Kecamatan Waringinkurung, Serang-Banten.

KEMNAS II PRAMUKA SIT DATANG LAGI

Ada perubahan jadwal kegiatan PERKEMAHAN NASIONAL (KEMNAS) II Pramuka SIT, tapi tetap semangat ...! Bagaimana Banten Barat ??

JARINGAN SEKOLAH ISLAM TERPADU BANTEN

Terus semangat memajukan mutu pendidikan yang berkarakter (berakhlaq)

RAKOR JSIT BANTEN DENGAN ALEG BANTEN

Dari pertemuan ini menggarisbawahi bahwa JSIT sebagai bagian dari gerakan dakwah di Indonesia wa bil khusus bidang pendidikan dalam menjalankan tugasnya diharapkan mampu bersinergi dan searah ...

Rabu, 05 Oktober 2011

Bank dan Lembaga Keuangan (PKOP4318) 2011.2

Ruang lingkup: Matakuliah Bank dan Lembaga Keuangan meliputi:
Pengertian bank, manajemen lembaga keuangan, sejarah perbankan, jenis/macam lembaga keuangan, lapangan usaha, lembaga penunjang, jenis perkreditan, bunga kredit, jaminan, cadangan, dan ekspansi.

Tujuan yg ingin dicapai:
Setelah pertemuan ini diharapkan mahasiswa memahami arti pentingnya Bank dan Lembaga Keuangan dalam kehidupan sehari-hari.

Manfaat Tuton:
mengikuti kegiatan tutorial online bermanfaat untuk menambah wawasan, mendorong pemikiran, memotivasi belajar, menambah pertemanan.

Format Diskusi:
Teman-teman sekalian, perlu saya kemukakan disini bahwa interaksi kita adalah diskusi intelektual, jangan sampai menyinggung hal-hal yang berkaitan dengan SARA, kita hormati diri kita masing-masing sebagai insan intelektual.
Jadwal
Interaksi kita ini dalam konteks perkuliahan, oleh karena itu, perlu teman-teman ketahui bahwa tutorial online dilakukan selama 8 (delapan) kali pertemuan.

Penilaian tutorial online dengan kriteria sebagai berikut:
  1. Mahasiswa akan mendapat nilai sebesar 20% bila hanya membuka, membaca, tidak memberi komentar, tanggapan, bertanya tiap inisiasi
  2. Mahasiswa akan mendapat nilai sebesar 30% bila hanya membuka, membaca, bertanya, memberi komentar, menyampaikan gagasan, ide, jalan keluar permasalahan tiap inisiasi
  3. Mahasiswa akan mendapat nilai sebesar 50% bila hanya mengerjakan tugas dengan baik dan benar tiap tugas. 
  4. Mahasiswa akan mendapat nilai sebesar 100% bila membuka, membaca, bertanya, memberi komentar, menyampaikan gagasan, ide, jalan keluar permasalahan dan mengerjakan tugas dengan baik dan benar tiap inisiasi dan tugas.

Need Assesment:
Apa yang harus saya lakukan agar dapat membantu kelancaran Anda dalam kegiatan tutorial online?
Tips:
  1. Leo Tolstoy —► Semua orang berpikir untuk mengubah dunia.. Tapi tak satupun berpikir untuk merubah dirinya sendiri. 
  2. Orang bodoh adalah orang yang selalu mengatakan “nanti, besok, atau menunda pekerjaan”, sedangkan orang cerdas adalah orang yang bekerja secara professional yang tidak dilakukan orang bodoh”. 
  3. Lakukan kegiatan tutorial online ini oleh Anda sendiri, karena Andalah yang belajar, Anda tidak akan memperoleh nilai lebih bila tutorial online ini dikerjakan oleh orang lain. 
  4. Belajar mandiri bukan beraarti Anda belajar sendiri ! Anda dapat mencari bantuan kepada siapa saja untuk memecahkan masalah yang Anda hadapi, begitu pula untuk tutorial Online, anda bisa berkonsultasi, tukar pendapat kepada orang lain yang mempunyai kemampuan sehingga Anda akan memperoleh pengetahuan dengan benar  permasalahan yang Anda hadapi

Pemanasan:
  1. Bayangkan jika dalam kehidupan kita tidak ada lembaga bank dan lembaga keuangan? Berikan komentar yang lugas dan komprehensif, saya tunggu ya teman-teman. 
  2. Anda mempunyai rekening  di Bank, apa alasannya dan secara psikologisapa yang akan Anda lakukan terhadap rekening tersebut!
Sampai bertemu.
  1. Makna dari Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 
  2. Dampak dari Unang-undang Nomor 23 Tahun 1999 
  3. Tiga pilar agar Bank Indonesia dapat menjalankan tugas dengan baik 
  4. Pengertian Bank indonesia sebagai lendert of the last resort 
  5. Tugas dari Bank Indonesia 
  6. Fungsi pengawasan terhadap Bank Indonesia
Inisiasi 1
Inisiasi 2

Tugas Bahasa Indonesia 2011.1 (MKDU4110)

Tugas 1
Silakan Anda membuat karangan tentang pengalaman Anda dalam menggunakan Bahasa Indonesia di tempat kerja dan di lingkungan keluarga. Karangan berisi 250 - 300 kata dan kirimkan melalui media ini.

Selamat mengerjakan tugas !


Tugas 2 
Teman-teman mahasiswa tuton, tugas ke-2 adalah Anda ditugaskan melakukan wawancara dengan teman sejawat, atasan, atau anggota keluarga (pilih salah satu saja) tentang motivasi hidup. Kemudian hasil wawancara tersebut Anda tuliskan dalam bentuk transkrip hasil wawancara dengan format penulisan sebagai berikut:
Topik:
Hari, Tanggal:
Narasumber:


Nama Anda (P): Pertanyaan
Nama Narasumber (N): Jawaban
Nama Anda (P): Pertanyaan
Nama Narasumber (N): Jawaban
Nama Anda (P): Pertanyaan
Nama Narasumber (N): Jawaban
dan seterusnya.

Kirimkan transkrip tersebut ke folder Tugas 2 karena berdasarkan pengalaman pengiriman Tugas 1, saya kira Anda sudah memahami cara mengirimkan Tugas 2 ke folder Tugas 2, bukan ke forum atau email.
Terima kasih dan selamat mengerjakan tugas.
 

Selasa, 04 Oktober 2011

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

Arti penting analisis laporan keuangan
Arti penting analisis laporan keuangan adalah sebagai berikut:
1.   Bagi pihak manajemen: untuk mengevaluasi kinerja perusahaan, kompensasi, pengembangan karier
2.   Bagi pemegang saham: untuk mengetahui kinerja perusahaan, pendapatan, keamanan investasi.
3.   Bagi kreditor: untuk mengetahui kemampuan perusahaan melunasi utang beserta bunganya.
4.   Bagi pemerintah: pajak, persetujuan untuk go public.
5.   Bagi karyawan: Penghasilan yang memadai, kualitas hidup, keamanan kerja
PENGERTIAN LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan adalah hasil dari proses akuntansi yang berisi data-data keuangan. Data-data keuangan ini digunakan untuk berkomunikasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data atau aktivitas perusahaan tersebut.
Tujuan Laporan Keuangan
Tujuan laporan keuangan menurut Sawir (2005:2) adalah sebagai berikut:
a.   menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi,
b.   laporan keuangan disusun untuk memenuhi kebutuhan bersama oleh sebagian besar pemakainya, yang secara umum menggambarkan pengaruh keuangan dari kejadian masa lalu,
c.   laporan keuangan juga menunjukkan apa yang dilakukan manajemen atau pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya.
Manfaat Laporan Keuangan
Laporan keuangan merupakan alat yang sangat penting untuk mendapatkan informasi sehubungan dengan posisi keuangan dan hasil-hasil yang dicapai oleh perusahaan. Data keuangan tersebut akan lebih berarti jika diperbandingkan dan dianalisis lebih lanjut sehingga dapat diperoleh data yang dapat mendukung keputusan yang diambil. Menurut Statement of Financial Accounting Concept No. 1, tujuan dan manfaat laporan keuangan adalah:
1)   Pelaporan keuangan harus menyajikan informasi yang dapat membantu investor, kreditor dan pengguna lainnya yang potensial dalam membuat keputusan lain yang sejenis secara rasional.
2)   Pelaporan keuangan harus menyajikan informasi yang dapat membantu investor, kreditor, dan pengguna lain yang potensial dalam memperkirakan jumlah waktu dan ketidakpastian penerimaan kas di masa yang akan datang yang berasal dari pembagian deviden ataupun pembayaran bunga dan pendapatan dari penjualan.
3)   Pelaporan keuangan harus menyajikan informasi tentang sumber daya ekonomi perusahaan. Klaim atas sumber daya kepada perusahaan atau pemilik modal.
4)   Pelaporan keuangan harus menyajikan informasi tentang prestasi perusahaan selama satu periode. Investor dan kreditor sering menggunakan informasi masa lalu untuk membantu menaksir prospek perusahaan.
Menurut PSAK (2004) pihak-pihak yang memanfaatkan laporan keuangan adalah (IAI, 2004) :
1)   Investor. Penanam modal berisiko dan penasehat mereka berkepentingan dengan risiko yang melekat serta hasil pengembangan dari investasi yang mereka lakukan. Mereka membutuhkan informasi untuk membantu menentukan apakah harus membeli, menahan atau menjual investasi tersebut. Pemegang saham juga tertarik pada informasi yang memungkinkan mereka untuk menilai kemampuan perusahaan untuk membayar dividen.
2)   Karyawan. Karyawan dan kelompok-kelompok yang mewakili mereka tertarik pada informasi mengenai stabilitas dan profitabilitas perusahaan. Mereka juga tertarik dengan informasi yang memungkinkan mereka untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memberikan balas jasa, manfaat pensiun dan kesempatan kerja.
3)   Pemberi pinjaman. Pemberi pinjaman tertarik dengan informasi keuangan yang memungkinkan mereka untuk memutuskan apakah pinjaman serta bunganya dapat dibayar pada saat jatuh tempo.
4)   Pemasok dan kreditor usaha lainnya. Pemasok dan kreditor usaha lainnya tertarik dengan informasi yang memungkinkan mereka untuk memutuskan apakah jumlah yang terhutang akan dibayar pada saat jatuh tempo. Kreditor usaha berkepentingan pada perusahaan dalam tenggang waktu yang lebih pendek daripada pemberi pinjaman kecuali kalau sebagai pelanggan utama mereka tergantung pada kelangsungan hidup perusahaan.
5)   Pelanggan. Para pelanggan berkepentingan dengan informasi mengenai kelangsungan hidup perusahaan terutama kalau mereka terlibat dalam perjanjian jangka panjang dengan, atau tergantung pada perusahaan.
6)   Pemerintah. Pemerintah dan berbagai lembaga yang berada di bawah kekuasaanya berkepentingan dengan alokasi sumber daya dan karena ini berkepentingan dengan aktivitas perusahaan, mereka menetapkan kebijakan pajak dan sebagai dasar untuk menyusun statistik pendapatan nasional dan statistik lainnya.
7)   Masyarakat. Perusahaan mempengaruhi anggota masyarakat dalam berbagai cara. Misalnya, perusahaan dapat memberikan kontribusi berarti pada perekonomian nasional, termasuk jumlah orang yang dipekerjakan dan perlindungan kepada penanam modal domestik. Laporan keuangan dapat membantu masyarakat dengan menyediakan informasi kecenderungan(trend) dan perkembangan terakhir kemakmuran perusahaan serta rangkaian aktivitasnya.
KETERBATASAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
1.   Laporan keuangan bersifat umum dan bukan dimaksudkan memenuhi kebutuhan pihak tertentu. Informasi disajikan untuk dapat digunakan semua pihak. Sehingga terpaksaselalu meperhatikan semua pihak pemakai yang sebenarnya mempunyai perbedaan kepentingan.
2.   Proses penyusunan laporan keuangan tidak luput dari penggunan ttafsiran dan berbagai pertimbangan dalam memilih alternative dari berbagai pilihan yang ada yang sama- sama dibenarkan tetapi menimbulkan perbedaan angka laba maupun asset
3.   Akuntansi tidak mencakup informasi yang tidak material. Demikian pula penerapan prinsip akuntansi terhadap suatu fakta atau pos tertentu mungkin tidak dilaksanakan jika hal ini tidak menimbulkan pengaruh yang material terhadap kelayakan laporan keuangan. Batasan terhadap istilah dan jumlah agar kabur.
4.   Laporan keuangan bersifat konservatif dalam menghadapi ketidakpastian bila terdapat beberapa kemungkinan kesimpulan yang tidak pasti mengeni penilaian suatu pos maka lazimnya dipilih alternative yang menghasilkan laba bersih atau nilai aktiva yang paling kecil. Dalam keadaan lain disebutkan jika ada indikasi rugi maka harus dicatat tetapi jika ada indikasi laba tidak dicatat. Sehingga ada holding gain yang tidak diungkapkan.
5.   Laporan keuangan disusun dengan menggunakan istilah-istilah teknis dan pemakai laporan diasumsikan memahami baasa teknis akuntansi dan sifat dari informasi yang dilaporkan.
6.   Akuntansi didominasi informasi kuantitatif. Informasi yang bersifat kualitatif dan fakta yang tidak dapat dikuantitatifkan umumnya diabaikan. Namun bisa saja informasi kuatitatif dapat gambaran atau indiksi informasi kualitatif.
7.  Perubahan dalam tenaga beli uang jelas ada akan tetapi hal ini tidak  tergambar dalam laporan keuangan
Kelemahan analisis laporan keuangan
1.   Analisis laporan keuangan didasarkan pada laporan keuangan oleh karenanya kelemahan laporan keuangan harus selalu diingat agar kesimpulan dari analisis itu tidak salah.
2.   Objek analisis laporan keuangan hanya laporan keuangan. Untuk menilai suatu laporan keuangan tidak cukup hanya dari angka-angka laporan keuangan. Kita juga harus melihat aspek lainnya seprti tujuan perusahaan, situasi ekonomi, situasi industri, gaya manajemen, budaya perusahaan dan budaya masyarakat.
3.  Objek analisis adalah data histories yang menggambarkan masa laud an kondisi ini bisa berbeda dengan kondisi masa depan.
Jenis Laporan Keuangann
Laporan keuangan yang dikeluarkan oleh perusahaan biasanya terdiri:
a.   Neraca: laporan yang sistematis tentang aktiva, hutang, modal dari suatu perusahaan pada suatu saat tertentu menunjukkan posisi keuangan (aktiva, utang dan modal) pada saat tertentu. Tujuan neraca adalah menunjukkan posisi keuangan suatu perusahaan pada suatu tanggal tertentu, biasanya pada waktu di mana buku-buku ditutup dan ditentukan sisanya pada suatu akhir tahun fiskal atau tahun kalender (misalnya pada tanggal 31 Desember 200x)
b.   Laporan laba rugi: suatu laporan yang menunjukkan pendapatan dari penjualan, berbagai biaya, dan laba yang diperoleh oleh perusahaan selama periode tertentu
c.   Laporan saldo laba: menunjukkan perubahan laba ditahan selama periode tertentu.
d.   Laporan arus kas: Menujukkan arus kas selama periode tertentu.
e.  Catatan atas laporan keuangan: berisi rincian neraca dan laporan laba rugi, kebijakan akuntansi, dan lain sebagainya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More